Potensi konflik yang berkembang saat ini adalah mulai munculnya ormas-ormas yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila, sebagai mana yang telah diatur dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas. Oleh sebab itu untuk mengantisipasi munculnya paham-paham baru yang berkedok ormas, maka Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Forum Ormas dan LSM Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan Seminar Forum Ormas dan LSM dengan tema “Optimalisasi Peran Forum Ormas dan LSM Kabupaten Sleman di Masa Mendatang”. Kegitan tersebut bertempat di Aula Unit 1 Pemda Sleman pada tanggal 25 Agustus 2016 pukul 09.00 WIB, dengan menghadirkan narasumber dari Forum Ormas dan LSM Kabupaten Sleman (Bapak Munif dan Bapak Homat Perangin-angin P, SH) dan dihadiri anggota Forum Ormas dan LSM Kabupaten Sleman (50 orang).
Kegiatan diawali oleh sambutan dari Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Sleman (Bapak Drs. Ardani). Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kita perlu lebih memahami dan mengamalkan butir-butir yang tertera pada Pancasila. Masuknya paham-paham radikal yang akan mengakibatkan disintergrasi bangsa harus dapat dieliminir dengan kepekaan kita terhadap potensi-potensi munculnya paham-paham yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila, terlebih saat ini banyak ormas yang tidak jelas visi dan misinya mengajukan permohonan SKT.
Selain itu, diharapkan juga peran dan kontribusi ormas kepemudaan dalam penanggulangan dan pencegahaan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sleman, pungkas Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kabupaten Sleman.
